
KERINCI (MIN 3 News) – Dedikasi dalam melayani transportasi siswa tetap menjadi prioritas utama bagi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kerinci. Meskipun dihadapkan pada tantangan ketersediaan bahan bakar, armada antar jemput siswa tetap beroperasi demi memastikan para peserta didik sampai di madrasah tepat waktu, Jumat (10/04).
Kondisi antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terkadang tidak menentu, memaksa armada sekolah untuk melakukan pengisian minyak atau BBM di penyedia jasa pinggir jalan guna mengejar jadwal penjemputan siswa.
Kepala Madrasah: "Yang Penting Siswa Tidak Terlambat"
Kepala MIN 3 Kerinci, Bapak Afrinal, S.Pd.I, menanggapi situasi ini sebagai langkah darurat yang harus diambil agar operasional pendidikan tidak terganggu. Beliau menekankan bahwa keselamatan dan ketepatan waktu siswa adalah hal yang paling utama.
"Kami selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik. Jika memang kondisi di SPBU tidak memungkinkan atau terjadi kelangkaan yang mendesak, pengisian di pinggir jalan terpaksa dilakukan agar mobil bisa segera bergerak menjemput anak-anak. Jangan sampai karena urusan BBM, siswa kita telat masuk kelas," ujar Bapak Afrinal.
|
4x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...