
Kerinci (MIN 3 Kerinci) — MIN 3 Kerinci terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dan penguatan karakter peserta didik. Dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Afrinal, M.Pd.I., MIN 3 Kerinci menggelar kegiatan Sosialisasi dan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi seluruh tenaga pendidik. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran langsung Pengawas Madrasah dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kerinci.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para guru MIN 3 Kerinci agar mampu menerapkan pendekatan pembelajaran yang penuh kasih sayang, empati, serta berpusat pada pengembangan karakter siswa (student-centered).
Kepala MIN 3 Kerinci, Afrinal, M.Pd.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran guru sebagai pendidik yang tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menyentuh hati para peserta didik.
"Pendidikan yang sukses berawal dari rasa cinta dan kepedulian. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta ini, kami ingin memastikan bahwa setiap anak di MIN 3 Kerinci belajar dalam suasana yang aman, dihargai, dan menginspirasi. Saya mengajak seluruh guru untuk mendidik dengan keikhlasan dan keteladanan," tegas Afrinal, M.Pd.I.
Sementara itu, Pengawas Madrasah dari Kantor Kemenag Kabupaten Kerinci dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan komitmen MIN 3 Kerinci. Pengawas menyampaikan bahwa implementasi KBC sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama dalam mewujudkan madrasah yang ramah anak dan berahlakul karimah.
"Kehadiran Kurikulum Berbasis Cinta di MIN 3 Kerinci merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Kami dari pihak pengawas akan terus mendampingi dan memantau agar nilai-nilai KBC dapat terintegrasi dengan baik dalam dokumen perencanaan maupun proses pembelajaran sehari-hari di kelas," ujar Pengawas Madrasah Kemenag Kerinci.
Beberapa poin penting implementasi KBC yang menjadi fokus bagi guru-guru MIN 3 Kerinci meliputi:
Pendekatan Pembelajaran Empatis: Memahami keunikan dan gaya belajar setiap siswa tanpa membeda-bedakan.
Pencegahan Perundungan (Anti-Bullying): Menciptakan iklim kelas yang inklusif, harmonis, dan aman secara emosional.
Penguatan Karakter Ahlakul Karimah: Menginternalisasikan nilai kesopanan, kedisiplinan, dan saling menyayangi melalui keteladanan guru.

Komunikasi Apresiatif: Membiasakan kalimat yang membangkitkan rasa percaya diri dan motivasi belajar siswa.
Dengan adanya bimbingan dari Pengawas Kemenag dan arahan dari Kepala Madrasah, seluruh guru MIN 3 Kerinci menyatakan kesiapannya untuk menerapkan prinsip-prinsip KBC secara konsisten demi melahirkan generasi yang unggul secara akademis, berkarakter, dan bertakwa.
|
1x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...