
KERINCI - Pelaksanaan simulasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kerinci terus bergulir dengan lancar. Memasuki Sesi 2 yang dijadwalkan pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, sebanyak tiga orang siswa terbaik utusan madrasah bertarung memantapkan persiapan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).
Ketiga siswa tersebut adalah Muhammad Raziq Al Dzikri, Abib Arya Widsen, dan Amelda Herlanda. Pelaksanaan simulasi untuk cabang IPAS ini dipusatkan di Ruang Guru MIN 3 Kerinci.
Kepala MIN 3 Kerinci, Afrinal, hadir langsung memantau dan memberikan pengarahan sebelum pengerjaan soal dimulai. Menurutnya, penataan Ruang Guru sebagai arena simulasi bertujuan menciptakan suasana yang tenang, kondusif, serta memiliki akses jaringan internet yang stabil.
"Sesi kedua ini khusus untuk tiga anak kita—Raziq, Abib, dan Amelda—yang akan membawa nama madrasah di cabang IPAS. Kita persiapkan lokasi terbaik di Ruang Guru agar mereka bisa fokus penuh mengerjakan soal dari pukul 10.00 sampai 12.00 WIB," ujar Afrinal saat meninjau lokasi.
Beberapa hal penting yang menjadi fokus perhatian dalam pengerjaan simulasi Sesi 2 ini antara lain:

Pemeriksaan Teknis: Tim IT memastikan perangkat laptop dan koneksi internet yang digunakan Muhammad Raziq Al Dzikri, Abib Arya Widsen, dan Amelda Herlanda bekerja optimal tanpa kendala lagging.
Manajemen Waktu: Peserta dilatih mengalokasikan durasi 120 menit (10.00–12.00 WIB) secara cermat dalam menganalisis soal-soal penalaran IPAS.
Penguatan Mental: Guru pendamping dan Kepala Madrasah memberikan motivasi agar para siswa terbiasa dengan tekanan waktu dan tampilan sistem ujian berbasis komputer.
Afrinal mengapresiasi kesungguhan ketiga siswa tersebut dan berharap simulasi ini menjadi pijakan kuat bagi Muhammad Raziq Al Dzikri, Abib Arya Widsen, dan Amelda Herlanda untuk meraih prestasi tertinggi pada ajang OMI sesungguhnya.
|
14x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...