
KERINCI (MIN 3 Kerinci) — Pemandangan hangat dan penuh kekeluargaan terlihat di depan gerbang Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kerinci sejak pagi hari. Kepala MIN 3 Kerinci, Afrinal, M.Pd.I., bersama jajaran bapak dan ibu guru berdiri rapi menyambut kedatangan para siswa-siswi yang mulai berdatangan ke madrasah.
Kegiatan penyambutan ini dilaksanakan sebagai bentuk penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menekankan pada nilai kasih sayang, kepedulian, kehangatan, serta pembentukan karakter akhlakul karimah sejak siswa melangkahkan kaki pertama kali di lingkungan madrasah.
Dengan senyuman hangat, sapaan ramah, dan jabat tangan santun, para guru menyapa setiap siswa. Penerapan KBC dalam tradisi penyambutan ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan, sehingga para siswa merasa dicintai dan termotivasi untuk mengikuti pembelajaran sepanjang hari.
Kepala MIN 3 Kerinci, Afrinal, M.Pd.I., mengungkapkan bahwa penyambutan peserta didik di gerbang merupakan langkah awal yang sangat krusial dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan di madrasah.
"Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) kita mulai dari hal yang paling mendasar, yaitu menyambut anak-anak kita dengan penuh kasih sayang di pintu gerbang. Ketika siswa merasa diterima, dihormati, dan dicintai oleh bapak dan ibu gurunya, semangat belajar serta rasa percaya diri mereka akan tumbuh dengan sendirinya," ujar Afrinal, M.Pd.I.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran bapak dan ibu guru di depan gerbang bukan sekadar rutinitas penegakan kedisiplinan, melainkan sarana untuk mempererat tali silaturahmi, membudayakan sapa dan salam, serta meneladani nilai-nilai kasih sayang sesuai dengan prinsip KBC.
Para orang tua siswa yang mengantarkan putra-putrinya pun menyambut positif kegiatan ini. Suasana pagi di MIN 3 Kerinci kini terasa makin hangat, humanis, dan sarat akan nilai-nilai keislaman.
|
2x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...